Jangan Malu Diejekin ‘Jomblo Abadi’ Karena Ternyata Menjomblo Itu Baik Untuk Kesehatan

4. Banyak waktu luang, bisa lebih bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain

adrenalfatiguesolution.com

Suka nggak suka, kita harus lebih pandai mengatur waktu ketika punya pasangan. Apalagi kalau kamu dan pacar tipe yang harus ketemu setiap hari. Nah kalau jomblo, waktumu bersama pasangan ini kan nggak ada, jadi masuknya waktu luang. Jomblo biasanya pandai memanfaatkan waktu luang. Entah itu untuk olahraga, mengikuti workshop pengembangan diri, atau sekadar membaca untuk menambah ilmu. Dari pemanfaatan waktu luang itu, akan lahir inisiasi untuk kegiatan yang lebih bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan, misalnya ikutan komunitas Earth Hour atau bahkan Greenpeace.

5. Jomblo bebas mengatur jadwal sehari-hari tanpa interupsi

www.glamour.com

Zaman pacaran, mau pergi bareng teman aja harus konsultasi dulu sama pacar biar waktunya nggak tabrakan. Seringnya harus kompromi untuk menemukan jalan tengah, menyesuaikan dengan kegiatan pacar. Harus ngalah deh. Lah kalau jomblo, siapa yang mau interupsi? Nggak ada. Bebas sebebas-bebasnya burung terbang di langit sore. Tengah malam mau cabut short escape bareng geng? Cus laaah.

6. Jomblo lebih punya waktu untuk mencintai diri sendiri

newscult.com

Dengan jadwal yang disusun sendiri, waktu luang yang lebih banyak, serta kedekatan dengan teman-teman, jomblo jadi lebih bahagia dan menyayangi diri sendiri. Sementara yang punya pasangan masih harus banyak mengalah untuk hal-hal kecil seperti misalnya mau makan malam tapi yang satu musti lembur dan akhirnya kita terpaksa menunggu padahal udah kelaperan. Semua atas nama cinta. Hmm nggak capek tuh mengalah terus?

7. Jadi lebih cakap dalam menghadapi masalah

www.nytimes.com

Karena terbiasa sendiri, jomblo lebih bertanggung jawab dalam menghadapi masalah dan nggak cengeng. Mau ngadu ke siapa, punyanya cuma diri sendiri kok. Proses pengambilan keputusan dalam hal apa saja juga bikin jomblo lebih cepat memutuskan sesuatu. Bantuan yang didapatkan hanya kadang-kadang saja dari teman. Sementara orang yang berpasangan cenderung langsung meminta tolong ke pasangannya ketika sesuatu buruk terjadi. Dependen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *